Tingkatkan Gizi Anak dengan Bantuan Sosial yang Tepat Sasaran - PPKH KAB. MALUKU TENGAH

Breaking

PPKH KAB. MALUKU TENGAH

Website Resmi PPKH Kab. Maluku Tengah

Senin, 25 Februari 2019

Tingkatkan Gizi Anak dengan Bantuan Sosial yang Tepat Sasaran


Cilacap, UHH Setditjen PFM – Menteri Sosial, Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan laporan pada acara Penyaluran Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang berlokasi di Gedung Patra Graha, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah yang dihadiri oleh Presiden RI, Joko Widodo. Acara tersebut dihadiri sebanyak 1257 orang peserta, terdiri dari 500 ketua kelompok PKH dari 19 kecamatan, 757 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH dari 5 kecamatan, dan 243 SDM PKH dan SDM BPNT.
Dalam laporannya, Menteri Sosial menyampaikan beberapa hal terkait Bantuan Sosial PKH dan BPNT. Terkait dengan realisasi Bantuan Sosial PKH, secara nasional per tanggal 21 Februari 2019 Bantuan Sosial PKH telah mencapai 99,72%. Berdasarkan hasil evaluasi dari bank dunia tahun 2018, PKH Berkontribusi positif sekitar 10% terhadap peningkatan kualitas dan kuantitas konsumsi per kapita, kemudian juga berkontribusi positif termasuk 65% dari pengurangan stunting berat dan 94% dari peningkatan partisipasi sekolah. PKH juga mendorong kemandirian di tahun 2018, 620.000 KPM telah di-graduasi dan di tahun 2019 ini akan menargetkan 800.000 akan di-graduasi.
Terkait dengan BPNT, pada tahun 2019, transformasi Rastra ke BPNT akan diperluas menjadi 15,6 juta KPM Rp 110.000/bulan. Penyaluran BPNT bulan pertama tahun 2019 telah mencapai 100% dengan realisasi pemanfaatannya sebesar 70,84%. Pada tanggal 25 Februari inipenyaluran tahap ke 2 untuk program BPNT juga akan dimulai.
Menteri Sosial juga menyampaikan Di era Presiden Jokowi, bantuan sosial disalurkan melalui KKS (Kartu Keluarga Sejahtera) dan KKS merupakan inovasi sosial di era industri 4.0 dimana seluruh bantuan sosial terintegrasi dalam satu kartu sehingga KPM dikenalkan dengan sistim perbankan dan transaksi digital.
Melanjutkan hal tersebut, secara rinci Menteri Sosial juga menyampaikan jumlah bantuan social yang disalurkanBantuan sosial PKH dan BPNT tahap 1 tahun 2019 untuk provinsi jawa tengah senilai 2 Triliun dengan rincian PKH 1,74 Triliun dan BPNT sebesar 284 Miliar Rupiah. Sedangkan bantuan sosial PKH dan BPNT tahap 1 untuk Kabupaten Cilacap di tahun 2019 sebesar 108,2 Miliar Rupiah dengan rincian PKH senilai 92,6 Miliar Rupiah dan BPNT senilai 15,6 Miliar Rupiah.
Setelah laporan dari Menteri Sosial, selanjutnya Presiden memberikan arahannya kepada para peserta acara tersebut yang merupakan KPMPresiden menghimbau para KPM agar tidak langsung menghabiskan bantuan yang diberikan. Diharapakan KPM dapat menggunakan bantuan tersebut secara bertahap sesuai keperluan. Untuk BPNT, Bantuan dapat digunakan untuk membeli telur yang memberikan gizi terutama kepada anak-anak. KPM diminta agar harus sudah punya rencana dan membuat perencanaan yang baik. Beliau juga menghimbau agar penggunaan dari bantuan sosial harus tepat sasaran terutama untuk gizi anak, karena dengan gizi yang baik maka anak akan tumbuh dengan sehat dan cerdas.

Sumber : https://www.kemsos.go.id/berita/tingkatkan-gizi-anak-dengan-bantuan-sosial-yang-tepat-sasaran

Tidak ada komentar:

Posting Komentar